Tag Archive for: Kesehatan Otak

Tips Menjaga Performa Memori Otak, Apa Saja?

Tips Menjaga Performa Memori Otak, Apa Saja?

Akurasi.id – Dalam kegiatan sehari-hari, kita dituntut untuk mengingat kembali kejadian yang telah dialami atau informasi yang pernah diperoleh. Tak terelakkan bahwa daya ingat atau memori otak adalah salah satu hal esensial bagi kelangsungan hidup. Karenanya kita perlu tahu cara menjaga performa memori otak kita.

Namun, seiring bertambahnya usia, daya ingat dapat menurun. Meskipun begitu, jangan khawatir karena ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga performa memori otak mulai sekarang. Apa saja? Yuk, disimak! Dilansir dari laman idntimes.com, Jumat (20/08/2021).

  1. Konsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3

Asam lemak omega-3 banyak ditemukan pada ikan dan makanan laut lainnya, kacang-kacangan, biji-bijian, minyak nabati dan makanan fortifikasi seperti yoghurt, susu, jus kemasan, dan sebagainya. Omega-3 merupakan asam lemak esensial yang berperan penting dalam sistem kesehatan tubuh.

Berdasarkan studi dalam British Journal of Nutrition, mengonsumsi ikan secara rutin dipercaya dapat mencegah penurunan fungsi kognitif dan mencegah demensia pada lansia. Demensia merupakan suatu sindrom yang ditandai dengan menurunnya fungsi kognitif otak, termasuk melemahnya daya ingat.

Mengonsumsi minyak ikan juga dapat meningkatkan performa memori jangka pendek dan working memory. Studi yang dimuat dalam jurnal Psychopharmacology menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi minyak ikan selama 12 bulan mengalami peningkatan pada memori jangka pendek dan working memory.

  1. Kurangi asupan gula

Mengonsumsi makanan tinggi gula berisiko menurunkan performa memori otak. Berdasarkan studi yang dimuat dalam The Journal of The Alzheimer’s Association, orang yang mengonsumsi minuman manis, misalnya minumnya bersoda, lebih dari satu kali dalam sehari memiliki memori episodik yang lebih lemah dan mengalami pengurangan volume total otak.

Jadi, dengan mengurangi konsumsi gula dari makanan atau minuman dipercaya dapat menjaga daya ingat dan tentunya kesehatan tubuh secara keseluruhan.

  1. Menjaga berat badan ideal yang sehat

Beberapa penelitian telah menunjukkan korelasi antara berat badan dengan kemampuan memori otak. Salah satunya yakni studi yang dimuat dalam jurnal Neuropsychologia mengenai hubungan antara obesitas dan resistansi insulin terhadap memori otak. Hasilnya menunjukkan bahwa obesitas dapat menurunkan aktivitas fungsional inti otak yang mendukung memori episodik.

Selain itu, studi dalam jurnal Quarterly Journal of Experimental Psychology juga menemukan bahwa orang dengan indeks massa tubuh (IMT) lebih tinggi menunjukkan performa memori episodik yang lebih rendah.

IMT itu sendiri merupakan suatu indeks ukur untuk mengetahui kategori berat badan, apakah termasuk dalam kategori kurang, normal, atau berlebih. Semakin tinggi berat badan, maka semakin besar pula nilai IMT.

  1. Melatih kinerja otak

Kemampuan kognitif seseorang dapat ditingkatkan dengan beberapa cara, salah satunya dengan bermain game. Aplikasi permainan dengan tujuan melatih otak (brain-training) dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan kognitif otak.

Berdasarkan studi dalam jurnal PLOS One, sebanyak 4.715 partisipan yang melakukan pelatihan kognitif online menggunakan aplikasi brain-training menunjukkan peningkatan performa memori jangka pendek, working memory, konsentrasi, dan pemecahan masalah. Tiap partisipan melakukan brain-training selama 15 menit minimal 5 hari dalam seminggu dengan jangka waktu 10 minggu.

  1. Tidur yang cukup

Dilansir Healthy Sleep, tidur, belajar dan daya ingat memiliki keterkaitan yang kompleks pada manusia. Beberapa penelitian membuktikan bahwa kualitas dan kuantitas tidur sangat berpengaruh terhadap kualitas belajar dan daya ingat.

Ketika tidur, memori otak akan melakukan konsolidasi atau penguatan informasi yang baru diterima, sehingga memori menjadi stabil. Sebaliknya, kurang tidur menyebabkan melemahnya daya ingat karena fokus dan perhatian yang menurun.

Neuron pada otak tidak dapat mengoordinasikan informasi dengan baik, sehingga sulit untuk mengingat kembali informasi yang telah diterima. Selain itu, kurang tidur juga mengurangi kemampuan untuk mengambil keputusan secara cermat dan dapat memengaruhi mood.

  1. Berolahraga

Olahraga merupakan aktivitas yang baik untuk kesehatan fisik dan mental. Selain itu, olahraga juga bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan kognitif.

Berdasarkan studi dalam jurnal Psychology and Aging, olahraga dapat meningkatkan kemampuan kognitif termasuk daya ingat. Studi ini melibatkan 144 partisipan dengan rentang umur 19 hingga 93 tahun yang melakukan olahraga intensitas sedang dengan bersepeda selama 15 menit.

Bila ingin daya ingat atau memori otak terus terjaga hingga tua nanti, lakukan hal-hal di atas mulai sekarang. Selain itu, pastikan untuk menerapkan pola makan sehat bergizi seimbang, rutin olahraga, tidur cukup, mampu mengelola stres dengan baik, serta cek kondisi kesehatan secara berkala. Semoga bermanfaat! (*)

Editor: Yusva Alam

 

9 Suplemen Terbaik Penunjang Kesehatan Otak

9 Suplemen Terbaik Penunjang Kesehatan Otak

9 Suplemen Terbaik Penunjang Kesehatan Otak

Konsumsi beberapa suplemen terbaik untuk menjaga kesehatan otak. (Allan Ajifo/Wikimedia Commons)

Akurasi.id  Otak menjadi salah satu organ tubuh yang memiliki peran penting. Konsumsi beberapa suplemen terbaik untuk penunjang kesehatan otak.

Otak berperan sebagai pusat kendali tubuh dan menyusun sistem saraf pusat. Sistem saraf ini bekerja sama dengan sistem saraf tepi untuk membantu manusia dalam melakukan berbagai kegiatan, mulai dari berjalan, berbicara, bernapas, hingga makan dan minum.

Seperti yang telah diketahui, asupan suplemen vitamin dan nutrisi tertentu membantu tubuh tetap sehat, tak terkecuali pada otak. Asupan tertentu dapat membantu otak tetap sehat.

Berikut beberapa suplemen penunjang kesehatan otak,dilansir dari cnnindonesia.com, Rabu (30/06/2021).

  1. Minyak ikan

Minyak ikan kaya akan asam lemak omega-3. Asam lemak jenis ini memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan kesehatan otak.

Mengutip Healthline, docosahexaenoic acid (DHA) pada minyak ikan, yang merupakan salah satu jenis asam lemak omega-3, berperan penting dalam menjaga struktur dan fungsi otak. DHA menyumbang sekitar 25 persen dari total lemak dan 90 persen dari asam lemak omega-3 yang ditemukan di sel-sel otak.

Asupan DHA telah dikaitkan dengan peningkatan kemampuan berpikir dan memori. DHA juga bermanfaat bagi mereka yang mengalami penurunan fungsi otak ringan.

  1. Resveratrol

Resveratrol merupakan senyawa antioksidan yang terbentuk secara alami di kulit buah seperti anggur, raspberry, dan blueberry.

Asupan resveratrol dapat mencegah kerusakan hipokampus, bagian penting dari otak yang bertugas dalam memori.

  1. Fosfatidilserin

Fosfatidilserin merupakan senyawa lemak yang ditemukan pada otak. Untuk menjaga kesehatan otak, Anda disarankan menambah asupan fosfatidilserin.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi 100 miligram fosfatidilserin tiga kali sehari dapat membantu mengurangi penurunan fungsi otak terkait usia.

Selain itu, orang sehat yang mengonsumsi fosfatidilserin hingga 400 miligram per hari telah terbukti meningkatkan kemampuan berpikir dan memori.

  1. Acetyl-L-carnitine

Acetyl-L-carnitine merupakan asam amino yang diproduksi secara alami di dalam tubuh. Kandungan ini memainkan peran penting dalam metabolisme tubuh, terutama dalam produksi energi.

Konsumsi suplemen acetyl-L-carnitine diklaim dapat membuat Anda lebih waspada, meningkatkan memori, dan memperlambat kehilangan memori terkait usia.

  1. Ginkgo biloba

Ginkgo biloba merupakan suplemen herbal yang begitu populer. Suplemen ini diperkirakan dapat meningkatkan aliran darah ke otak dan meningkatkan fungsi otak seperti fokus serta memori.

Beberapa penelitian juga menemukan bahwa suplemen ginkgo biloba dapat membantu mengurangi penurunan fungsi otak terkait usia. Studi pada orang paruh bawa menemukan, asupan ginkgo biloba membantu meningkatkan memori dan keterampilan berpikir.

  1. Vitamin B kompleks

Vitamin B kompleks memainkan peran penting untuk kesehatan otak.

Mengutip WebMD, beberapa penelitian menunjukkan, orang yang berisiko tinggi Alzheimer bisa mendapatkan manfaat dari asupan suplemen vitamin D.

  1. L-theanine

L-theanine merupakan asam amino alami yang memiliki potensi untuk meningkatkan kinerja mental, terutama jika dikombinasikan dengan kafein.

Penelitian kecil pada 2019 menemukan, orang yang mengonsumsi teh hijau mengalami peningkatan fungsi otak. Teh hijau sendiri diketahui secara alami mengandung L-theanine dan kafein.

  1. Vitamin E

Antioksidan satu ini bertugas untuk memerangi radikal bebas, termasuk yang dapat merusak otak. Penelitian menemukan, asupan vitamin E dapat memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer.

  1. Kurkumin

Kurkumin, senyawa aktif utama pada kunyit, ditemukan dapat membantu menjaga kesehatan otak.

Studi menemukan, orang yang mengonsumsi kurkumin memiliki kemampuan memori yang lebih baik. Mereka juga memiliki lebih sedikit penumpukan protein abnormal di otak.(*)

Editor: Yusva Alam