Tag Archive for: Kebiasaan Merokok

7 Masalah pada Mata Disebabkan Kebiasaan Merokok

7 Masalah pada Mata Disebabkan Kebiasaan Merokok

Akurasi.idMerokok telah lama diketahui menyebabkan penyakit jantung dan kanker paru-paru. Namun, tidak banyak yang sadar bahwa merokok juga dapat menyebabkan berbagai masalah pada mata, bahkan hingga kehilangan penglihatan.

Asap rokok mengandung banyak racun yang tidak hanya merusak kesehatan dan mengiritasi mata, tetapi juga terbukti menyebabkan lesi di area otak yang memproses penglihatan. Selain itu, kecanduan tembakau telah terbukti meningkatkan risiko mengembangkan penyakit mata yang mengancam penglihatan.

Dirangkum dari laman American Academy of Ophthalmology dan Optometrists Network, inilah sederet masalah pada mata yang disebabkan oleh kebiasaan merokok.

  1. Degenerasi makula terkait usia

Degenerasi makula terkait usia dimulai dengan hilangnya penglihatan sentral yang membuat seseorang sulit membaca dan melihat detail halus. Seiring waktu, kehilangan penglihatan meningkat secara signifikan. Ada dua jenis degenerasi makula terkait usia, yaitu kering dan basah, dan jenis kering adalah yang paling umum.

Pada jenis kering, timbunan lemak terbentuk di bawah sel pengindraan cahaya di bagian retina. Masalah penglihatan pada degenerasi makula kering biasanya memburuk secara perlahan hingga menyebabkan kehilangan penglihatan.

Sementara pada jenis basah, pembuluh darah kecil di bawah retina bocor atau pecah. Kondisi ini mengubah penglihatan dan menyebabkan jaringan parut terbentuk. Jenis degenerasi makula basah sebenarnya kurang umum, tetapi lebih cepat berbahaya bagi penglihatan.

  1. Katarak

Katarak adalah masalah yang sangat umum terjadi pada orang lanjut usia. Biasanya, katarak juga semakin parah seiring bertambahnya usia.

Selain usia, merokok juga meningkatkan risiko terkena katarak. Katarak mengaburkan lensa mata yang menyebabkan penglihatan kabur dan membuat warna terlihat kusam, pudar, atau kekuningan. Katarak dapat diangkat dengan operasi.

  1. Glaukoma

Glaukoma adalah masalah mata yang utamanya disebabkan oleh peningkatan tekanan di dalam mata. Peningkatan ini biasanya disebabkan oleh penumpukan kelebihan cairan di dalam mata. Ada berbagai faktor yang menyebabkan glaukoma, salah satunya merokok.

Lapisan serat saraf retina secara signifikan dipengaruhi oleh merokok. Bagian mata ini bertanggung jawab untuk mengumpulkan data visual dari saraf retina mata, yang mengarahkannya ke saraf optik, membawa sinyal visual ke otak.

Merokok dapat secara signifikan membuat lapisan serat saraf retina lebih tipis daripada non-perokok. Lapisan yang menipis ini adalah gejala yang terkait dengan glaukoma serta beberapa kondisi mata lainnya.

  1. Penyakit Graves

Asap tembakau mengandung zat yang memengaruhi kelenjar tiroid beserta fungsinya. Salah satu komponen tembakau adalah sianida yang jika dihirup akan diubah menjadi zat kimia tiosianat. Tiosianat sendiri terbukti mengganggu fungsi tiroid.

Penyakit Graves merupakan suatu bentuk hipertiroidisme autoimun yang ditandai dengan pembesaran tiroid. Risiko penyakit Graves dua kali lebih tinggi pada perokok dibandingkan bukan perokok.

Selain itu, pada orang yang hidup dengan kondisi ini, merokok menyebabkan perkembangan penyakit yang lebih cepat, perburukan gejala, dan respons yang lebih buruk terhadap pengobatan tiroid. Salah satu gejala penyakit Graves adalah mata yang tampak melotot.

  1. Mata kering

Asap rokok mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia yang banyak di antaranya bersifat mengiritasi dan merusak mata. Karenanya, perokok memiliki risiko dua kali lebih besar terkena mata kering dibandingkan mereka yang tidak merokok.

Mengapa merokok meningkatkan risiko terjadinya mata kering? Setiap kali kamu berkedip, kelopak mata melapisi mata dengan lapisan pelindung air mata yang mencegah debu dan kotoran masuk. Namun, bahan kimia dalam rokok menyebabkan lapisan ini rusak. Tanpa cukup air mata untuk melindunginya, mata akan mengalami iritasi dan kering.

  1. Uveitis

Uveitis terjadi saat uvea mata, atau lapisan tengah, mengalami peradangan. Kebiasaan merokok meningkatkan risiko terkena uveitis lebih dari dua kali lipat.

Bahan kimia beracun yang terdapat dalam rokok yang memicu uveitis. Kondisi ini menyebabkan kerusakan pada retina dan iris dan dapat menyebabkan katarak, glaukoma, ablasi retina, bahkan kehilangan penglihatan permanen, jika tidak ditangani.

  1. Retinopati diabetik

Perokok yang juga memiliki diabetes berisiko terkena retinopati diabetik. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah di mata rusak yang menyebabkan penglihatan kabur atau terdistorsi hingga kebutaan.

Retinopati diabetik merupakan komplikasi diabetes yang memengaruhi mata. Kondisi ini dipicu oleh kerusakan pembuluh darah jaringan peka cahaya di bagian retina. Mulanya, retinopati diabetik tidak menimbulkan gejala atau masalah penglihatan ringan. Namun, jika terus dibiarkan, ini dapat menyebabkan kebutaan.

Jika saat ini kamu terlanjur merokok atau mulai mengembangkan gangguan di atas, tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki keadaan. Hindari rokok, terapkan gaya hidup sehat, dan lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan mata jangka panjang. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

Sumber: Idntimes.com