Tag Archive for: Cara Alami

Tips Meredakan Gejala Pneumonia secara Alami

Tips Meredakan Gejala Pneumonia secara Alami

Akurasi.idPneumonia atau yang juga dikenal sebagai paru-paru basah tergolong penyakit yang serius. Kondisi ini terjadi ketika alveoli atau kantung udara paru-paru meradang karena dipenuhi cairan. Pada umumnya, pneumonia banyak diderita balita dan sulit untuk disembuhkan. Mau tahu cara meredakan gejala pneumonia secara alami?

Gejala yang timbul biasanya berupa batuk-batuk, demam, sakit pada dada, hingga napas yang memendek. Perlu diketahui bahwa pneumonia harus ditangani dengan prosedur medis dan pengobatan dari dokter.

Namun ada beberapa cara alami yang bisa membantu meredakan gejala pneumonia. Apa sajakah itu? Simak penjelasannya berikut ini! Dilansir dari idntimes.com, Selasa (05/10/2021).

Jika kamu mengalami batuk

  1. Kumur dengan air garam

Untuk mengatasi batuk berdahak karena pneumonia, kamu bisa melakukan cara ini. Campurlah seperempat atau setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat.

Setelah tercampur, gunakan air tersebut untuk berkumur minimal 30 detik lalu keluarkan. Pastikan cairan tersebut mengenai dinding tenggorokanmu, ya! Dengan begitu, lendir yang menumpuk lebih mudah untuk keluar. Lakukan cara ini minimal tiga kali sehari.

  1. Minum teh herbal

Terdapat berbagai teh herbal yang bisa meredakan batuk karena pneumonia. Contohnya teh peppermint dan eukaliptus. Dilansir Healthline, keduanya bisa berperan sebagai dekongestan dan memecahkan lendir yang menyangkut.

Cukup seduh teh peppermint atau teh biasa dengan daun min di air panas. Kamu juga bisa menghirup uapnya agar lendir di area hidung bisa melunak dan keluar.

  1. Madu dan lemon

Cara berikutnya adalah menggunakan air perasan lemon dan madu. Cukup campurkan keduanya ke dalam air hangat. Metode tersebut sangat ampuh dalam meredakan batuk.

Dilansir Mayo Clinic, madu mengandung dextromethorphan yang berfungsi mengurangi intensitas gejala tersebut. Lemon pun memiliki efek yang sama.

Jika kamu demam

  1. Perbanyak minum air hangat

Demam dapat diatasi dengan menjaga tubuh agar tidak dehidrasi. Untuk melakukannya, perbanyaklah minum air hangat.

Sebab, cairan mampu mengatur suhu tubuh, memerangi virus dan bakteri, serta mencegah dehidrasi yang sering terjadi ketika demam. Makan sup hangat juga bisa menjadi alternatif jika kamu sulit minum air.

  1. Mengenakan kaus kaki basah

Cara yang satu ini mungkin terdengar tidak umum, tetapi banyak orang yang telah membuktikannya. Dilansir Best Health Mag, mengenakan kaus kaki basah dapat menurunkan suhu tubuh karena darah lebih banyak mengalir ke kaki.

Jika kamu merasakan sakit di bagian dada

  1. Teh kunyit dan jahe

Gejala berikutnya dari pneumonia adalah rasa sakit pada dada. Ini merupakan kondisi yang bisa membuat pasien tidak nyaman dan sulit tidur. Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara meredakannya.

Dilansir Medical News Today, baik jahe maupun kunyit, keduanya sama-sama dilengkapi dengan sifat antiinflamasi. Jadi bahan herbal tersebut dapat meredakan sakit dan nyeri yang dirasakan. Cukup campurkan jahe atau kunyit dengan teh hangat. Agar rasa tidak terlalu menyengat, kamu bisa menambahkan madu.

  1. Bawang putih

Bawang putih memang menyimpan berbagai khasiat kesehatan. Salah satunya adalah untuk meredakan sakit dada. Selain itu, dilansir Wilson Care, bawang putih juga bisa membunuh bakteri, virus, dan parasit penyebab pneumonia.

Bagaimana cara mengonsumsinya? Cara termudah adalah dengan menambahkannya ke dalam masakan. Namun, jika kamu ingin khasiatnya lebih terasa, campurkan dua siung bawang putih yang telah dihaluskan ke dalam susu hangat.

Jika napas memendek

  1. Terpapar kipas angin

Gejala pneumonia berikutnya adalah napas tersengal-sengal seperti orang yang sedang asma. Menurut studi tahun 2010 dari Addenbrooke’s Hospital, napas yang memendek dapat diatasi dengan meletakkan kipas angin di depan mulut dan hidung. Lakukan cara tersebut beberapa kali dengan durasi minimal 5 menit.

  1. Kafein

Sedikit kafein dapat membantu meredakan napas yang memendek. Jika kamu merasakan gejala tersebut, coba redakan dengan teh hijau atau kopi hangat. Mengutip Medical News Today, kafein dapat membuka jalur udara di dalam paru-paru. Dengan begitu, napas jadi lebih lancar.

  1. Istirahat dengan cukup

Pasien pneumonia tentu saja membutuhkan istirahat yang cukup. Hindarkan diri dari paparan asap kendaraan bermotor, pembakaran sampah, dan rokok.

Bukan hanya memicu gejala yang lebih serius, paparan radikal bebas akan melemahkan sistem imun. Jika itu terjadi, infeksi semakin sulit disembuhkan.

Perlu diketahui bahwa cara-cara alami yang dipaparkan di atas hanya bisa meredakan gejala pneumonia yang terjadi, bukan menyembuhkan pneumonia. Kamu bisa melakukannya di rumah sambil menjalankan pengobatan dari dokter. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

 

 

 

Tips Mengatasi Rambut Rontok Secara Alami

Tips Mengatasi Rambut Rontok Secara Alami

Akurasi.id – Ada beragam masalah penyebab rambut rontok, mulai dari masalah kekurangan vitamin, stres hingga faktor usia. Buat kamu yang sudah mengalami tanda-tanda kerontokan, seperti rambut yang terlepas saat kamu keramas, yuk coba cegah dan obati! Mau tahu tips mengatasi rambut rontok?

Kalau kamu masih ragu-ragu menggunakan produk-produk perawatan rambut kimiawi, kamu bisa loh menggunakan bahan-bahan alami yang bisa kamu temukan di rumah! Dilansir dari idntimes.com, Jumat (01/10/2021) berikut rekomendasi 11 tips mengatasi rambut rontok secara alami dan tentunya ampuh untuk di coba!

  1. Minyak kelapa, bisa kamu oleskan sebelum atau sesudah keramas tergantung kondisi kulit kepalamu

Jika kamu punya kulit kepala berminyak, kamu bisa menggunakannya beberapa jam sebelum keramas. Minyak kelapa sudah dipercaya turun-temurun mengurangi rambut rontok. Gak hanya itu, juga bisa membuat rambutmu berkilau.

  1. Minyak pepermin, efektif meningkatkan pertumbuhan rambut dan biasa dijadikan obat kerontokan rambut

Dilansir dari US National Library of Medicine, minyak esensial pepermin meningkatkan ketebalan kulit kepala dan jumlah folikel rambut. Minyak ini pun berguna untuk mempercepat pertumbuhan rambut di dari dalam tubuh.

Itu karena minyak pepermin mengandung mentol yang membuat pembuluh darah membesar sehingga mendorong pertumbuhan rambut. Kamu bisa usapkan langsung ke kulit kepalamu.

  1. Minyak jojoba, cocok untuk kamu yang ingin mempercepat pertumbuhan rambut

Minyak jojoba berasal dari biji tanaman Zizyphus jujube. Dilansir dari studi Food and Chemical Toxicology, minyak jojoba yang diaplikasikan pada rambut yang dicukur akan mendorong pertumbuhan rambut lebih daripada rambut yang gak memakai minyak jojoba.

  1. Minyak esens bergamot, membantu meningkatkan pertumbuhan rambut dan membuat kulit kepala tetap sehat

Dilansir dari Wiley Online Library, minyak esens bergamot berguna untuk menyembuhkan luka dan mengurangi peradangan. Selain itu, juga berguna untuk meningkatkan pertumbuhan rambut dan membuat kulit kepala tetap sehat. Kamu cukup aplikasikan ke kulit kepalamu.

  1. Lidah buaya, efektif mengatasi rambut rontok dan mencegah kebotakan

Lidah buaya sudah turun-temurun bermanfaat untuk mengatasi rambut rontok dan mencegah kebotakan. Pemakaiannya pun gampang, kamu tinggal mengupas lidah buaya dan gosok ke rambut, mulai dari kulit kepala hingga ujung rambut.

  1. Minyak zaitun, efektif gak hanya untuk rambut rontok, tapi juga untuk rambut kering, bercabang dan mengembalikan warna alami rambut

Manfaat ini dapat kamu dapatkan dengan cara mengaplikasikannya ke rambut sembari dipijat dengan lembut. Lakukan saat malam hari dan bersihkan keesokan paginya.

  1. Minyak kemiri, gak hanya sebagai penyedap masakan, namun juga efektif untuk penyubur rambut, atasi kebotakan dan hitamkan rambut

Cara mendapatkan minyaknya, kamu hanya perlu membakar kemiri. Setelah itu, haluskan hingga mengeluarkan minyaknya. Minyak itulah yang bisa kamu gunakan untuk mengobati rambut rontok.

  1. Minyak urang-aring, berguna untuk mencegah rambut rontok, kering dan bercabang

Ambil sedikit daun utang-aring lalu rendam dalam air. Kamu bisa remas atau haluskan untuk mendapatkan minyaknya.

  1. Teh hijau juga cocok untuk menumbuhkan rambut botak dan gak menimbulkan efek samping

Seduh teh hijau dengan air hangat dan gunakan untuk membasahi kepala. Diamkan kurang lebih satu jam dan bilas dengan keramas.

  1. Jeruk nipis, cocok untuk mencegah rambut rontok dan menghilangkan ketombe

Cukup potong dan oleskan pada kulit kepala selama kurang lebih satu jam. Bilas sampai bersih.

  1. Bawang merah, berguna untuk menumbuhkan rambut rontok secara alami

Mudah saja, siapkan satu siung bawang putih lalu haluskan. Oleskan pada kulit kepala selama beberapa menit lalu bilas. Jangan terlalu lama atau kepalamu akan jadi bau.

Itulah 11 cara mengatasi rambut rontok secara alami dan ampuh. Tinggal kamu pilih mana yang cocok dan paling mudah kamu temukan. Cegah sebelum alami kebotakan ya! (*)

Editor: Yusva Alam

 

 

 

Tips Mudah Mengobati Migrain, Dijamin Manjur!

Tips Mudah Mengobati Migrain, Dijamin Manjur!

Akurasi.id – Sakit kepala sebelah atau migrain dapat terjadi sewaktu-waktu. Rasa sakit yang menusuk nan mengganggu dari migrain bisa membuat kita senewen dan lekas marah. Nyeri yang ditimbulkannya sering kali menyiksa, migrain dapat mengganggu aktivitas harian bila dibiarkan. Begini tips mudah mengobati migrain! Mudah untuk dilakukan.

Kebanyakan orang mungkin langsung mencari obat pereda nyeri untuk mengatasi migrain. Akan tetapi, tahukah kamu kalau ada banyak cara lain untuk meredakan migrain? Bila belum tahu, intip di sini tips mudah mengobati migrain dengan cepat tanpa obat. Dilansir dari idntimes.com, Selasa (07/09/2021). Yuk, catat atau langsung bookmark!

  1. Beristirahat di ruang gelap yang sunyi

Jika migrain menyerang, cobalah beristirahat di ruang yang gelap dan tenang. Dilansir Mayo Clinic, pasien migrain biasa mengeluhkan sensitivitas terhadap cahaya dan suara. Hal ini didukung oleh penelitian di Amerika Serikat (AS) yang diterbitkan di jurnal Nature Neuroscience tahun 2010.

Sensitivitas cahaya dan suara pada pasien migrain disebabkan oleh sel-sel pengindraan cahaya di mata yang disebut intrinsically photosensitive retinal ganglion cell (ipRGC). Selain respons pupil mata pada cahaya, ipRGC juga mengatur siklus tidur dan bangun manusia.

Paparan cahaya pada ipRGC dapat mengirimkan rasa sakit ke otak, dan menurut peneliti, inilah alasan mengapa pasien migrain jadi sensitif terhadap cahaya. Setelah masuk ke ruangan gelap, migrain ditemukan membaik setelah 20-30 menit.

  1. Kompres panas atau dingin pada leher

Kompres dapat membantu meredakan migrain. Panas atau dingin, yang mana efektif untuk migrain?

Dilansir Everyday Health, kompres dingin dikatakan efektif untuk migrain karena menciptakan efek mati rasa dan mengalihkan otak dari sakitnya migrain. Mengutip WebMD, kamu disarankan untuk meletakan kompres dingin selama 15 menit. Jika menggunakan kompres es, gunakan handuk untuk membalut es agar tidak melukai kulit.

Meski jarang digunakan untuk migrain, kompres panas biasa digunakan untuk mengurangi sakit kepala yang diikuti otot tegang atau sinus. Selain kompres, kamu juga bisa mandi air hangat untuk mengurangi rasa sakitnya.

  1. Minum banyak air

Menurut American Migraine Foundation (AMF), sekitar satu dari tiga pasien migrain mengeluhkan kekurangan cairan atau dehidrasi sebagai pemicu utama. Oleh karena itu, menjaga kadar cairan tubuh dapat membantu menanggulangi hingga mencegah migrain.

Kamu disarankan untuk langsung minum air putih untuk mengurangi durasi nyeri migrain. Bila setelahnya gejala nyeri berkurang, berarti memang kamu kurang cairan! Tidak harus air putih sebenarnya, kamu juga bisa minum air dengan campuran irisan lemon atau jeruk nipis, atau jus murni tanpa tambahan gula.

  1. Pijat kepala

Sakit kepala identik dengan pijat kepala sebagai solusi. Menurut keterangan dari National Center for Complementary and Integrative Health, pijat memang dapat membuat otot relaks. Oleh karena itu, pijat bisa jadi pengendali nyeri di beberapa kondisi, termasuk sakit kepala. Bagaimana dengan migrain? Sayangnya, ini tergantung pada individu.

Beberapa pasien migrain sensitif terhadap sentuhan atau allodynia, sehingga pijatan justru bisa memperburuk kondisi. AMF memperingatkan allodynia dapat membuat sentuhan normal seperti menyisir kepala atau tidur jadi amat menyakitkan. Kalau begini, lebih baik konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan solusi terbaik.

  1. Relaksasi

Dilansir Mayo Clinic, stres dan migrain biasanya saling berkaitan. Oleh karena itu, mengatasi stres dengan relaksasi bisa menjadi solusi. Istirahat, me-time, latihan pernapasan diafragma, dan melakukan hobi bisa amat membantu pasien migrain, lo!

Salah satu upaya untuk menghilangkan stres adalah dengan meditasi. Menurut studi di AS yang diterbitkan dalam jurnal JAMA Internal Medicine pada Maret 2021 lalu, meditasi ditemukan dapat mengobati gejala migrain.

Selain meditasi, WebMD juga menyarankan metode relaksasi lain seperti yoga atau gerakan-gerakan peregangan. Akan tetapi, jika kamu juga menderita kejang urat, konsultasikan ke dulu  berkonsultasilah pada dokter sebelum melakukannya untuk mengatasi migrain.

  1. Menghirup wewangian lavender atau peppermint

Mencium wewangian tertentu dapat membuat relaks dan menanggulangi gejala migrain. Menurut sebuah riset di Iran yang dimuat dalam jurnal European Neurology tahun 2012, menghirup minyak esensial lavender selama 15 menit dapat mengurangi keparahan migrain.

Selain lavender, kandungan mentol dalam minyak esensial peppermint juga dikatakan efektif untuk pasien migrain. Menurut studi di Iran dalam International Journal of Clinical Practice tahun 2010, mengoleskan minyak peppermint ke dahi atau pelipis dapat meredakan gejala migrain seperti nyeri kepala, mual, dan sensitivitas terhadap cahaya.

  1. Olahraga

Berlawanan dengan anggapan umum, olahraga tidak memicu migrain. Malah, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), olahraga teratur dapat mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur, dua hal yang amat membantu pasien migrain.

Olahraga menghasilkan senyawa endorfin yang memblokir sensasi sakit. Bukan olahraga berat, kamu bisa mencoba untuk joging, renang, atau bersepeda secara teratur. Namun, bila serangan migrain datang, segera hentikan olahraga, terutama olahraga berat, karena bisa bikin rasa sakit makin menjadi-jadi.

  1. Konsumsi jahe secukupnya

Dipakai turun-temurun, jahe (mentah, teh, atau suplemen) menyimpan berbagai manfaat kesehatan. Salah satunya ternyata adalah untuk mengobati migrain. Menurut sebuah studi di Iran yang diterbitkan di jurnal Phytotherapy Research tahun 2014, jahe diketahui mampu mengurangi keparahan dan durasi gejala migrain.

Dikombinasikan dengan obat migrain lain, jahe tidak menyebabkan interaksi dan malah membantu mempercepat migrain mereda. Ini ditemukan dalam sebuah penelitian di Brasil yang dimuat dalam jurnal Cephalalgia tahun 2020.

  1. Konsumsi kafein secukupnya

Dilansir Mayo Clinic, kafein—baik dalam bentuk suplemen atau makanan dan minuman— dapat digunakan untuk mengobati gejala migrain dini. Bahkan, kafein dikatakan dapat meningkatkan efek obat sakit kepala jika dikombinasikan.

Akan tetapi, konsumsi kafein ini mesti hati-hati. Karena bila konsumsinya berlebihan, justru akan membuat sakit kepala makin menjadi-jadi. Selain bisa bikin susah tidur, kafein malah bisa memicu sakit kepala, sehingga menambah intensitas migrain. Amannya konsultasikan dulu ke dokter.

  1. Hindari konsumsi makanan tertentu, baik sebelum atau saat migrain

Perlu diketahui, beberapa makanan dapat memicu migrain pada beberapa orang. Makanan-makanan tersebut adalah:

  • Makanan yang mengandung nitrat seperti hot dog, daging delibacon, dan sosis
  • Cokelat
  • Keju yang mengandung tyramine, seperti bluefetacheddar, keju parmesan, dan Swiss
  • Alkohol, terutama anggur merah atau red wine
  • Makanan yang mengandung monosodium glutamat (MSG)
  • Makanan yang sangat dingin seperti es krim atau minuman es
  • Makanan olahan
  • Acar
  • Kacang polong
  • Buah kering
  • Produk susu seperti yoghurt

Di sisi lain, makanan bisa jadi pertolongan pertama untuk migrain. Menurut berbagai penelitian, migrain kerap dikaitkan dengan kekurangan magnesium. Jadi, kamu dapat menambahkan asupan magnesium untuk menanggulangi migrain, bisa lewat makanan berikut ini:

  • Kacang-kacangan seperti almon, kacang brasil, kacang mete, dan selai kacang
  • Biji-bijian seperti wijen dan biji bunga matahari
  • Havermut
  • Telur
  • Pisang
  • Alpukat
  • Susu

Itulah beberapa tips mudah mengobati migrain dengan cara alami dan tanpa obat. Selain gaya hidup sehat, perhatikan tingkat stres dan sering-seringlah menyenangkan diri sendiri agar migrain tidak datang lagi! (*)

Editor: Yusva Alam