Manfaat Minum Air Garam bagi Kesehatan

Manfaat Minum Air Garam bagi Kesehatan

Akurasi.idGaram merupakan bahan yang memiliki banyak manfaat, seperti untuk meningkatkan cita rasa masakan atau diaplikasikan ke tubuh untuk membantu eksfoliasi kulit dan mengatasi pegal-pegal. Air garam juga sering digunakan untuk kumur-kumur dan mengatasi berbagai masalah mulut, seperti tenggorokan gatal, bau mulut, mengatasi alergi, membersihkan gigi, dan sebagainya. Masih banyak lagi manfaat minum air garam bagi kesehatan.

Namun, ternyata air garam juga dapat dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan. Ya, di balik rasanya yang asin dan aneh, ternyata terdapat manfaat minum air garam sebagai berikut.

  1. Menggantikan natrium yang hilang

Natrium adalah salah satu elektrolit esensial yang berperan penting untuk fungsi otot dan saraf. Natrium memainkan peran dalam memastikan otot berkontraksi dan rileks, neuron menyala, bahkan membantu mengatur keseimbangan cairan tubuh, menurut MSD Manuals.

Air garam mengandung persentase natrium yang relatif tinggi. Banyak orang yang sengaja minum air garam setelah berolahraga atau melakukan aktivitas lain yang membuat tubuh berkeringat. Tujuannya adalah mengisi kembali simpanan natrium yang terkuras setelah tubuh melakukan aktivitas berat dan berkeringat. Dapat dikatakan, air garam lebih baik untuk hidrasi daripada segelas air biasa.

  1. Melancarkan pencernaan

Konsumsi air garam bisa sangat membantu pencernaan. Saat kita mencerna makanan, prosesnya dimulai di dalam mulut. Ini dimulai dengan air liur yang memecah makanan sehingga memudahkan sistem pencernaan untuk memprosesnya nanti. Saat dikonsumsi, air garam dapat memicu kelenjar ludah sehingga menghasilkan lebih banyak air liur. Ini membantu seluruh proses pencernaan.

Garam alami, seperti natrium klorida, juga terbukti membantu membantu produksi dan fungsi asam lambung. Minum air garam dapat membantu merangsang asam di perut yang memungkinkannya memecah makanan yang kamu konsumsi. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Gastroenterology pada 2012 menunjukkan bahwa kekurangan asam lambung menyebabkan masalah pencernaan dan kembung. Akibatnya, ini juga dapat menyebabkan refluks asam yang ditandai dengan perasaan mulas yang parah.

Minum air garam dapat mencegah semua masalah tersebut dengan membantu perut berfungsi sebagaimana mestinya. Garam membantu asam lambung mencerna makanan secara kimiawi yang membuatnya lebih mudah memproses makanan yang sulit dicerna, yang secara keseluruhan akan mengurangi perkembangan atau timbulnya masalah perut.

  1. Membuang lebih banyak racun

Secara umum, air minum membantu membersihkan tubuh dari racun berbahaya. Namun, menambahkan garam ke dalam air minum dapat meningkatkan manfaat ini. Ya, saat minum air, artinya kamu perlu buang air kecil lebih sering, yang meningkatkan keluaran racun. Sebelumnya juga telah diterangkan bahwa minum air garam dapat meningkatkan sistem pencernaan. Jadi, minum air garam dapat memungkinkan buang air besar lebih sering yang juga meningkatkan racun yang dapat dikeluarkan dari sistem.

Dijelaskan dalam laman Healthline, konsumsi air garam untuk detoks sebaiknya dilakukan pada pagi hari setelah bangun tidur. Air garam juga baik untuk dikonsumsi pada malam hari, tepatnya beberapa jam setelah makan terakhir. Namun, yang terbaik, detoksifikasi dengan air garam paling bagus dilakukan saat perut kosong.

  1. Membuat tubuh tetap terhidrasi

Kita semua tahu bahwa penting untuk minum banyak air agar tubuh tetap terhidrasi. Namun, dengan menambahkan garam ke dalam air, kamu akan mendapatkan manfaat yang lebih besar.

Dilansir laman The Joint, garam membantu tubuh menyerap air dan memungkinkannya untuk digunakan lebih efisien. Singkatnya, garam membantu tubuh menggunakan air yang diminum dengan cara yang lebih baik.

  1. Memelihara kelenjar adrenal 

Kelenjar adrenal memproduksi hormon yang penting untuk kehidupan. Ini termasuk hormon yang mengatur metabolisme dan tekanan darah. Sayangnya, sering kali adrenal kita terlalu terstimulasi dan tidak seimbang. Stres, pola makan yang buruk, dan kafeina memberikan dampak buruk pada adrenal yang dapat menyebabkan kelelahan, tekanan darah tinggi, penambahan berat badan, kelemahan otot, dan kemurungan.

Kalium dan natrium dalam garam laut membantu menyeimbangkan kelenjar adrenal dan mencegah disfungsi kelenjar adrenal. Dikutip dari laman Nourished, garam laut memiliki hingga 87 jenis mineral yang berbeda. Garam laut yang tidak dimurnikan bermanfaat untuk memelihara ginjal dan adrenal, mengurangi keinginan mengidam garam, membantu menyeimbangkan tekanan darah, membantu pencernaan, dan menenangkan sistem saraf.

Setelah mengetahui manfaat konsumsi air garam bagi kesehatan, kamu pasti langsung tertarik untuk rutin mengonsumsinya. Jika kamu tertarik untuk mengonsumsi air garam, cobalah minum maksimal satu gelas air garam per hari dan jangan menambahkan terlalu banyak garam. Selain itu, pilihlah garam laut atau garam himalaya, alih-alih garam meja. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id

Sumber: Idntimes.com

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *