Waspada! Ini 5 Tanda Kamu Kekurangan Asupan Lemak Sehat

Waspada! Ini 5 Tanda Kamu Kekurangan Asupan Lemak Sehat

Waspada! Ini 5 Tanda Kamu Kekurangan Asupan Lemak Sehat

Salahsatu tanda kekurangan asupan lemak sehat adalah membuat individu selalu merasa kedinginan (pexels.com/cottonbro)

Akurasi.id – Menghilangkan lemak dari diet bukanlah pendekatan terbaik untuk menurunkan berat badan atau meningkatkan kesehatan. Sebab, lemak dibutuhkan untuk menyerap berbagai nutrisi penting dan tidak semua lemak sama. Lemak sehat, seperti omega 3, dibutuhkan untuk menurunkan peradangan dalam tubuh. Lemak sehat juga membantu kamu merasa puas setelah makan, yang dapat membantu menurunkan berat badan.

Untuk kesehatan yang optimal, jaga keseimbangan asupan lemak, karbohidrat, dan protein. Tidak hanya kuantitas yang penting, tetapi kualitas lemak makanan juga sama pentingnya. Sebagian besar asupan lemak haruslah dari lemak sehat dan batasi sebanyak mungkin lemak trans.

Dilansir dari idntimes.com, Selasa (22/06/2021), dengan kondisi kekurangan asupan lemak sehat, kamu akan mengalami efek samping berikut ini.

  1. Selalu merasa kedinginan

Tidak mendapatkan cukup lemak sehat dari makanan dapat memperburuk pengaturan suhu tubuh yang membuat individu selalu merasa kedinginan. Dijelaskan dalam laman SELF, gejala umum yang dirasakan orang dengan anoreksia nervosa adalah rasa dingin yang merupakan contoh dari regulasi tubuh yang buruk sebagai akibat dari makan terlalu sedikit kalori dan lemak sehat.

Alasan lain selalu merasa kedinginan adalah karena tiroid yang kurang produktif atau dari sirkulasi yang buruk. Jika kamu selalu merasa kedinginan, bicarakan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis lebih lanjut.

  1. Kesulitan berkonsentrasi dan mengalami kelelahan mental

Ada banyak alasan mengapa seseorang selalu merasa lelah secara mental dan sulit berkonsentrasi. Salah satu alasannya adalah karena kurangnya asupan makanan yang mengandung lemak sehat atau tidak mendapatkan cukup kalori secara umum.

Jika seseorang kurang mendapatkan energi dari makanan, fokus mental akan sulit. Selain itu, dijelaskan laman Calorie Secret, kekurangan omega 3 secara khusus juga dapat berdampak pada fungsi mental karena omega 3 adalah bahan pembangun otak dan sistem saraf pusat. Lebih jauh, lemak tak jenuh ganda, yang merupakan sumber asam lemak omega 3 dan 6, berperan penting dalam melindungi terhadap penurunan kognitif dan bahkan demensia.

  1. Kulit menjadi sangat kering

Kulit yang kering bukan selalu karena terik matahari, cuaca, atau kekurangan losion. Masalah kulit kering bisa jadi terkait dengan kurangnya lemak sehat dalam diet.

Dilansir laman The Healthy, semua sel kulit terbungkus dalam gelembung pelindung lemak yang membantu melindungi kulit dari kekeringan dan dehidrasi, juga membantu mencegah zat berbahaya di lingkungan. Jika penghalang kulit ini bermasalah, kulit akan terlihat dan terasa kering, dan bisa jadi lebih rentan terhadap ruam eksim. Dalam kasus yang parah, kulit bisa benar-benar dapat terlihat retak dan berdarah. Kabar baiknya, mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung lemak tak jenuh dapat membalikkan keadaan ini.

  1. Defisiensi vitamin tertentu

Defisiensi penuh vitamin larut lemak jarang terjadi dan biasanya tidak terlihat di negara maju. Orang dengan masalah kekurangan gizi atau memiliki asupan makanan yang sangat terbatas secara kronis dapat mengalami kekurangan vitamin yang larut dalam lemak bersama dengan banyak kekurangan lainnya.

Defisiensi ini dapat terjadi akibat buruknya asupan vitamin atau karena tidak cukup makan lemak untuk menyerap nutrisi ini. Sebagai contoh, menurut Colorado State University Extension, individu yang membatasi asupan lemaknya secara berlebihan mungkin tidak mendapatkan cukup vitamin E.

  1. Mudah terserang penyakit

Kurangnya asupan lemak sehat dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan kamu lebih sering terserang penyakit. Ini karena tubuh membutuhkan lemak dari makanan untuk menghasilkan beberapa molekul yang merangsang aktivitas sel-sel kekebalan, menurut laman Healthline.

Asam lemak juga sangat penting untuk sel imun. Secara khusus, tubuh membutuhkan asam lemak omega-3, asam alfa-linolenat, dan asam linoleat, untuk tujuan ini.

Sah-sah saja jika kamu membatasi asupan lemak untuk tujuan tertentu. Namun, pastikan kamu tetap mendapatkan lemak sehat karena ini sangat penting untuk berbagai fungsi tubuh. (*)

Editor: Yusva Alam

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.