Dampak Buruk Infeksi Gigi yang Telah Menyebar

Dampak Buruk Infeksi Gigi yang Telah Menyebar

Akurasi.id – Infeksi gigi terjadi ketika bakteri memasuki saraf atau jaringan lunak gigi (pulpa) pada gigi yang bolong. Jika tidak diatasi, dampak buruk infeksi gigi berlubang ini bisa menyebar dan menyebabkan komplikasi hingga mengancam jiwa. Kenali bahaya dan ciri infeksi gigi yang telah menyebar beserta cara mengatasinya berikut ini.

Bahaya infeksi gigi yang telah menyebar

Salah satu bahaya gigi berlubang jika tidak diobati adalah meningkatnya risiko bakteri masuk dan menyebabkan infeksi. Dampak buruk Infeksi gigi akibat bakteri yang masuk ke bagian dalam gigi bisa menimbulkan tumpukan nanah di sekitar gigi, atau disebut dengan abses gigi. Abses gigi ini menimbulkan pembengkakan dan nyeri berdenyut di sekitar gigi. Jika terus didiamkan, bukan tidak mungkin infeksi kemudian menyebar ke jaringan sekitarnya, seperti rahang, leher, hingga otak. Saat bakteri yang menyebabkan infeksi gigi menyebar, organ tubuh lain juga akan berisiko mengalami gangguan kesehatan. Pembengkakan yang terjadi juga menyebabkan kesulitan menelan, bernapas, dan ketidakmampuan membuka mulut. Pembengkakan ini biasanya terjadi karena infeksi gigi geraham bawah. Namun, tidak menutup kemungkinan karena gigi yang lain pula. Infeksi gigi yang tak kunjung sembuh dalam hitungan minggu hingga bulan, bisa mengarah pada komplikasi yang mengancam jiwa.   Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi jika infeksi gigi telah menyebar, antara lain:

  • Sepsis, yakni reaksi parah tubuh terhadap infeksi yang menyebar
  • Angina ludwig, yakni infeksi bakteri serius yang menyerang dasar mulut, seperti bawah lidah
  • Necrotizing fasciitis, yakni infeksi parah yang menyebabkan kerusakan jaringan lunak dalam tubuh
  • Mediastinitis, yakni peradangan ruang yang terletak di antara paru-paru (mediastinum)
  • Endokarditis, yakni peradangan lapisan dalam jantung (endokardium) ketika bakteri telah sampai ke jantung
  • Trombosis sinus kavernosus, yakni gumpalan darah pada sinus, tepatnya di bawah otak dan di belakang mata
  • Osteomielitis, yakni infeksi jaringan tulang
  • Abses otak, kumpulan nanah yang terbentuk di otak karena bakteri penyebab infeksi telah menyebar

Kabar baiknya, Ghana Medical Journal menyatakan bahwa infeksi gigi yang menyebabkan kematian hampir jarang terjadi pada orang yang memiliki sistem imun yang baik. Terlebih, saat ini teknologi dan pelayanan kesehatan sudah semakin berkembang. Meski begitu, ini bukan alasan Anda bisa mengabaikan gigi berlubang. Anda perlu segera berkunjung ke dokter untuk menambal gigi yang berlubang atau mendapatkan perawatan lainnya.

Ciri infeksi gigi yang telah menyebar

Secara umum, jika mengalami infeksi akibat gigi berlubang atau kerusakan gigi lainnya, Anda mungkin akan mengalami salah satu atau beberapa gejala berikut ini:

  • Sakit gigi berdenyut
  • Nyeri hingga ke tulang rahang, telinga, dan leher
  • Rasa sakit semakin menjadi-jadi saat berbaring
  • Sensitif terhadap tekanan di mulut, termasuk makanan atau minuman panas atau dingin
  • Pipi bengkak
  • Kelenjar getah bening lunak atau bengkak
  • Bau mulut
  • Demam

Infeksi gigi yang tidak segera ditangani, dapat menyebar ke jaringan sekitar gigi bahkan ke jaringan lunak di dalam tubuh. Beberapa gejala jika infeksi gigi telah menyebar, antara lain:

  • Pusing atau sakit kepala
  • Kelelahan
  • Demam yang disertai dengan kulit memerah, berkeringat, dan panas dingin
  • Pembengkakan di area mulut dan wajah hingga menyebabkan sulit membuka mulut, menelan, hingga sulit bernapas
  • Dehidrasi yang ditandai dengan kurang buang air kecil, urine gelap, dan kebingungan
  • Detak jantung meningkat
  • Napas cepat
  • Sakit perut
  • Diare
  • Muntah
  • Rasa tidak enak di mulut

Cara mengatasi infeksi gigi yang telah menyebar

Ketika mengalami salah satu atau beberapa ciri infeksi gigi di atas, Anda harus segera ke dokter gigi untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Pasalnya, infeksi gigi tidak bisa hilang dengan sendirinya. Anda mungkin merasa nyeri telah hilang, tetapi terhentinya rasa sakit bisa saja karena saraf sudah tidak berfungsi. Sedangkan bakteri akan terus menyebar dan menghancurkan jaringan di sekitarnya. Berikut ini beberapa cara mengatasi infeksi gigi yang mungkin direkomendasikan oleh dokter:

  • Insisi dan drainase abses, yakni membuat sayatan kecil untuk mengeluarkan nanah di sekitar gigi
  • Perawatan saluran akar, yakni prosedur untuk menghilangkan pulpa di bagian gigi yang terinfeksi
  • Cabut gigi, yakni mencabut gigi yang tidak bisa diselamatkan
  • Antibiotik, yakni obat yang diberikan untuk membantu melawan infeksi bakteri

Sering diabaikan, ternyata sakit gigi juga bisa menjadi tanda awal adanya infeksi pada gigi Anda. Penanganan yang cepat dan tepat bisa mencegah bakteri menyebar ke jaringan lain dan kemungkinan sembuh semakin besar. Bahkan, cara ini juga bisa mencegah terbentuknya abses gigi.Menjaga kebersihan gigi dan mulut serta rutin memeriksakan gigi ke dokter setiap 6 bulan sekali bisa menjadi salah satu cara mencegah gigi berlubang yang bisa mengakibatkan infeksi. (*)

 

Editor: Redaksi Akurasi.id

Sumber: Sehatq.com

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.